Gadis Pemetik Teh

Hello….. foto-foto lagi yuks….

Di Sukabumi, kita harus terus semangat untuk berfoto-foto nih, soalnya sayang banget kalau keindahan alam di Sukabumi  minim untuk diabadikan dan juga sangat sayang banget kalau keindahan mojang Sukabumi juga turut minim diabadikan…hehe….So, kita gabung aja keduanya.

What a Great idea…..!!!!

Sesi foto kali ini untuk mengakomodir kunjungan beberapa teman saya dari Jakarta yang ceritanya mau landscape-an di Sukabumi. Foto sesi ini dilakukan pada suatu weekend di bulan Maret kemaren.Rencananya setelah mereka asyik berfoto ria di Situgunung dari subuh sampe siang, sore harinya saya ajak untuk foto mojang Sukabumi di kebun teh Goalpara, Pondok Halimun.

Untuk referensi model saya minta bantuan bung Iwo, teman saya di Fotokami (komunitas fotografer Sukabumi),  dan dia mereferensikan Nadia, salah satu siswi sma di Sukabumi yang kebetulan memang hobby dan suka bergaya di depan kamera. Untuk konsep fotonya sih maunya gadis dengan pakaian traditional yang sedang memetik daun teh. Fotonya sih gak akan yang wah-wah seperti apa, karena konsep fotonya dadakan, jadi ya cukup minim persiapan baik dari sisi fotografer maupun model. Apalagi waktu itu cuaca kurang mendukung, mendung terussss…….rawan hujan di sore hari, setelah sebelumnya dari pagi sampai siang hujan terus.

Sip… Sesi foto pertama kita mulai sekitar pukul 2 siang, di salah satu spot di kebun teh goalpara. Begitu sampai spot, kita disambut dengan nyanyian para musisi kebun teh….

Awalnya sang model, Nadia, masih cukup canggung karena dikeroyok sekitar 10 fotografer yang belum dia kenal. Tapi untung kecanggungannya tidak berlangsung lama. Nadia langsung diminta masuk ke area kebun teh, untuk mulai difoto, tanpa ada properti tambahan.

Penempatan fotografernya berdasarkan panjang lensa nya, jadi ya para tukang fotonya harus sabar gantian untuk minta clear shoot. Sang model pun harus dengan adil membagi ‘eye contact” dan pose nya ke para tukang foto yang ada. Ada tukang foto yang minta agar Nadia mengibaskan rambutnya biar ada kesan-kesan “splash and fresh”, dan sang model pun harus rela sakit leher karena harus melakukan adegan tersebut berulang-ulang….hehehe

Gak lengkap rasanya kalo foto di kebun teh tanpa adegan “ngiklan”, dengan harapan sapa tau ada orang dari teh botol s*sro ngelihat dan mau jadiin mojang ini sebagai model iklannya. hehehe…..

Pas foto, kebetulan kita menemukan keranjang bambu yang biasa digunakan untuk menampung daun teh yang kayaknya memang ditinggalkan di area dalam kebun teh. Jadi, ya kita manfaatkan keranjang itu sebagai properti foto, dan properti ini cukup membuat sang model tidak terlalu monoton gayanya.

Pose memetik teh pun jadi pose wajib untuk upaya jadi model iklan teh botol s*sro … hahahaha

 

Adegan “splash”  pun masih berlanjut…

… dan memang cukup membuat capek sang model

Akhirnya sesi foto kita akhiri karena mendung sudah terlihat tebal banget. Ya lumayan happy lah walau cuma dapat satu spot foto saja dari rencana tiga spot. Siapa tahu next time ada kesempatan lagi untuk melanjutkan, karena kayaknya teman-teman saya dari Jakarta ini pada seneng dan betah untuk maen-maen di Sukabumi.

Oiya, satu foto lagi deh, begini nih kira-kira gaya awalan Nadia sebelum melakukan gerakan mengibas rambutnya ke belakang.

Hiiiiiiiiiiiiiii …………..

Salam,

3 thoughts on “Gadis Pemetik Teh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s